BUMN NEWS – PT Adhi Karya (Persero) Tbk menandai perayaan 66 tahun kiprahnya sebagai salah satu perusahaan konstruksi terbesar dan tertua di Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 1960, Adhi Karya terus menunjukkan komitmen nyata dalam membangun infrastruktur nasional yang berkelanjutan dan modern.
Melalui berbagai proyek strategis, perusahaan ini bertransformasi menjadi simbol kemajuan dan inovasi dalam dunia konstruksi Indonesia. Dalam usianya yang ke-66 tahun, Adhi Karya menegaskan kembali perannya sebagai motor penggerak pembangunan, sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia maju.
Baca juga berita terkini lainnya di BUMN NEWS.
Perjalanan Panjang Sejak 1960: Dari Proyek Nasional ke Dunia Internasional
Sejarah panjang Adhi Karya berawal dari masa awal pembangunan nasional pasca-kemerdekaan. Perusahaan ini didirikan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat industri konstruksi nasional agar tidak bergantung pada tenaga asing.
Dalam perjalanannya, Adhi Karya berhasil menorehkan banyak proyek monumental seperti pembangunan jembatan, pelabuhan, bendungan, jalan tol, dan gedung pemerintahan. Sejumlah proyek ikonik, seperti LRT Jabodebek, Tol Trans Jawa, dan Gedung DPR RI, menjadi bukti nyata kontribusi BUMN ini terhadap kemajuan bangsa.
Transformasi Adhi Karya dari perusahaan konstruksi tradisional menjadi perusahaan infrastruktur terintegrasi memperlihatkan kemampuannya beradaptasi terhadap perubahan zaman. Tak hanya fokus pada konstruksi, Adhi Karya kini juga memperluas sayap ke bidang investasi, properti, dan energi terbarukan.
Transformasi Menuju Masa Depan: Digitalisasi dan Inovasi Konstruksi
Dalam era digital, Adhi Karya terus berbenah untuk menghadirkan efisiensi dan kualitas proyek yang lebih tinggi. Penerapan teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM) dan Internet of Things (IoT) di berbagai proyek besar menjadi langkah konkret perusahaan untuk meningkatkan daya saing global.
Dengan strategi digitalisasi tersebut, perusahaan tidak hanya menekan risiko dan biaya, tetapi juga mempercepat proses pembangunan infrastruktur secara presisi.
Selain itu, Adhi Karya juga terus mendorong riset dan pengembangan material ramah lingkungan. Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dan mendukung agenda net zero emission 2060 yang dicanangkan pemerintah.
Transformasi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan 66 tahun Adhi Karya, menunjukkan bahwa perusahaan mampu berevolusi sesuai dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai pelopor pembangunan bangsa.
Kontribusi Nyata bagi Perekonomian dan Pembangunan Nasional
Sebagai bagian dari Kementerian BUMN, Adhi Karya memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional. Melalui proyek-proyek seperti LRT Jabodebek, Bendungan Way Sekampung, dan Tol Cisumdawu, perusahaan membantu membuka akses ekonomi baru dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.
Selain kontribusi terhadap infrastruktur fisik, Adhi Karya juga aktif dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia lokal. Ribuan tenaga kerja konstruksi telah dilatih melalui berbagai program pelatihan bersertifikat yang diselenggarakan perusahaan, memperkuat ekosistem industri konstruksi nasional.
Dengan semangat kolaborasi dan sinergi antar-BUMN, Adhi Karya turut mempercepat realisasi proyek strategis nasional (PSN) yang menjadi prioritas pemerintah dalam mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Komitmen Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial
Dalam merayakan ulang tahunnya yang ke-66, Adhi Karya tidak hanya fokus pada pencapaian bisnis, tetapi juga menegaskan tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat dan lingkungan.
Melalui program CSR “Adhi untuk Negeri”, perusahaan aktif melakukan berbagai kegiatan sosial, seperti pembangunan fasilitas pendidikan, bantuan bagi korban bencana, serta penghijauan di sekitar proyek.
Adhi Karya juga berkomitmen menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini bisnisnya. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap proyek tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga manfaat sosial dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.
Semangat ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian BUMN yang menekankan pentingnya transformasi BUMN menuju perusahaan yang berdampak dan berkelanjutan.
66 Tahun Sinergi dan Harapan ke Depan
Ulang tahun ke-66 ini menjadi momentum penting bagi Adhi Karya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Dengan semangat “Bersinergi Membangun Negeri,” perusahaan berkomitmen memperluas jaringan kerja sama baik dengan pemerintah, BUMN lain, maupun sektor swasta.
Tantangan ke depan seperti perubahan iklim, disrupsi teknologi, dan kebutuhan infrastruktur hijau menjadi pendorong bagi Adhi Karya untuk terus berinovasi dan memperkuat peran strategisnya.
Dengan pengalaman lebih dari enam dekade, Adhi Karya siap menjawab tantangan masa depan dengan strategi transformasi digital, penguatan SDM, dan pengembangan bisnis yang berorientasi keberlanjutan.
Ulang tahun ini bukan hanya tentang perjalanan panjang, tetapi juga tentang komitmen untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju, terkoneksi, dan berdaya saing tinggi.
Kesimpulan
66 tahun bukan waktu yang singkat bagi sebuah perusahaan untuk bertahan dan terus berkembang. Adhi Karya telah membuktikan diri sebagai pilar penting dalam pembangunan Indonesia. Dengan inovasi, komitmen keberlanjutan, dan semangat sinergi, perusahaan ini siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.
Sebagai bagian dari keluarga besar BUMN, Adhi Karya akan terus menjadi inspirasi dan motor penggerak kemajuan bangsa.
Ikuti terus berita BUMN terkini hanya di BUMN NEWS.




