Dok : PT Pal Indonesia

BUMN News | PT PAL Indonesia kembali mendapat panggung strategis. Galangan kapal pelat merah itu dipercaya menggarap Pembangunan  Conductor Support Frame (CSF) Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung sebagai kontraktor Engineering, Procurement, Construction, and Transportation (EPCT). Keputusan tersebut ditegaskan dalam Final Investment Decision (FID) yang digelar di kantor SKK Migas, Senin (2/3).

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyebut kepercayaan ini sebagai bukti industri dalam negeri makin mendapat ruang di sektor strategis. “Penguatan industri maritim nasional tidak berhenti di sektor pertahanan. Kini masuk ke sektor energi. Ini momentum bagi kami meningkatkan penguasaan engineering dan konstruksi lepas pantai dengan semangat nasionalisme untuk Negeri,” ujarnya.

Saat ini, PT PAL Indonesia dan Conrad Asia Energy Ltd bekerja sama untuk pembangunan Conductor Support Frame (CSF) pada Mako Development Project,    yang wilayah kerjanya dikelola oleh West Natuna Exploration Ltd.  Skema EPCT yang dijalankan memungkinkan proyek dikerjakan secara terintegrasi, mulai dari rekayasa, pengadaan, konstruksi hingga transportasi sampai di site.

Skema EPCT dinilai mampu menekan biaya, mempercepat waktu penyelesaian, sekaligus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Rantai pasok industri nasional pun ikut terdorong. Didukung dengan pengalaman PT PAL dalam membangun platform lepas pantai dan berbagai proyek rekayasa berskala besar menjadi modal utama. Perusahaan memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar internasional.

Pelaksanaan FID juga dihadiri CEO Arsari group sebagai induk PT Nation Natuna Barat, Hashim Djojohadikusumo, serta Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto. Mereka menegaskan proyek ini menjadi bagian penting dalam percepatan produksi gas nasional.

Keterlibatan PT PAL di Lapangan Gas Mako menandai babak baru ekspansi industri galangan nasional. Tak lagi sebatas kapal perang dan niaga, kini merambah infrastruktur energi lepas Pantai, mendorong kemandirian energi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim berdaya saing.

 

_____________________________

Berita selengkapnya mengenai perkembangan BUMN bisa dibaca di BUMN News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *